Senin, 14 September 2015

Hamzah Izzul Haq

Hamzah Izzul Haq mulai melakukan bisnis saat masih duduk di bangku sekolah. Usaha yang digerakkan mulai dari berjualan makanan, berjualan pulsa, berjualan buku serta bisnis-bisnis lain yang ada untungnya dan ada yang bikin rugi.
Pada suatu waktu Hamzah ikuti seminar wirausaha pertamanya. Dari situlah dia ditawari oleh seorang untuk menggerakkan usaha BimBel (Bimbingan-Belajar). Ya, awalannya dia pernah bingung karena modal yang diperlukan untuk menggerakkan usaha BimBel yakni 175 juta. Walau sebenarnya dia anak remaja yang belum mempunyai modal sebesar itu.
Dalam hasratnya untuk menggerakkan usaha BimBel itu. Lalu dia berkemauan meminjam modal pada orang tuanya yang menurut gagasan bakal di buat untuk beli mobil. Dia memberikan keyakinan ke-2 orang tuanya bahwasanya usaha itu pasti sukses.
Pada akhirnya orang tuanya juga berikan modal yang bakal di buat untuk beli mobil itu. Tetapi modal itu cuma 70 juta serta ditambah dengan duit yang dipunyai jadi 75 juta. Hingga tetap kurang 100 juta rupiah. Lalu dia pergilah ke orang yang tawarkan usaha BimBel itu, dengan harapan bekas kekurangan modal bisa dicicil setiap semester.
Pada akhirnya dari pihak yang menawari Usaha Tuntunan Belajar itu menyetujuinya. Serta sekarang ini lihatlah, dia telah jadi seseorang CEO dengan usia baru 19 th.. Serta usaha tuntunan belajarnya telah mempunyai sebagian cabang. Dan saat ini dia telah beli mobil.
Serta ditambah lagi usahanya makin melebar dengan menggerakkan usaha produksi bantal serta guling.
Dari cerita itu, seseorang mesti coba usaha-usaha yang gampang atau mungkin taraf kecil terlebih dulu. Karena dari usaha yang kecil itu, pengalaman bakal jadi guru paling baik.
So saat ini awalilah melakukan bisnis dari yang dapat kerjakan, coba pada saat anda tetap muda, dan coba pada saat anda belum jadi tua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar